Menu

PT. Equityworld Futures

semarang

Imbal Hasil Obligasi Rendah Dan Ekuitas Lemah Akan Mendorong Emas Menjadi $ 1.300

PT. Equityworld Futures – Investor harus berharap untuk melihat penggilingan lambat lebih tinggi di pasar logam mulia tahun depan karena nilai di sektor ini terus tumbuh, menurut salah satu perusahaan riset.

Capital Economics terus melihat potensi emas dan perak sebagai pelambatan ekonomi AS memaksa Fed untuk menghentikan siklus pengetatannya lebih cepat dari yang diperkirakan pasar.

Ross Strachan, ekonom komoditas senior di perusahaan riset AS, mengatakan dalam sebuah wawancara telepon dengan Kitco News bahwa harapan pertumbuhan yang lebih rendah akan membebani pasar ekuitas sementara obligasi akan menderita dari suku bunga yang lebih rendah dari yang diharapkan.

PT. Equityworld Futures – "Dengan obligasi dan ekuitas yang tampak kurang menarik tahun depan, kami pikir investor akan beralih ke emas dan perak, mencari nilai," katanya.

Dalam ramalannya yang diperbarui, perusahaan melihat harga emas berakhir 2019 di $ 1,300 per ounce dengan harga perak mendorong ke $ 17 per ounce. Perkiraan terbaru relatif tidak berubah dari perkiraan sebelumnya. Prakiraan mewakili masing-masing 6% dan 20%. Emas berjangka Februari lalu diperdagangkan pada $ 1,228.20 per ounce, naik 0,69 pada hari itu; sementara itu, harga perak terakhir diperdagangkan pada $ 14,30 per ons, naik 1,53% pada hari itu.

"Anda tidak akan melihat kembang api dalam emas tetapi Anda akan melihat lebih banyak alokasi ke aset safe haven," kata Strachan.

Strachan menambahkan bahwa investor harus mengharapkan untuk melihat harga emas reli di paruh kedua tahun ini karena mereka berharap untuk melihat kenaikan dua suku terakhir dari Federal Reserve pada semester pertama tahun ini.

Baca Juga : World Gold Council menunjuk David Tait sebagai CEO

Melihat melampaui tahun depan, Capital Economics melihat potensi pembalikan dalam kebijakan moneter AS sebagai katalisator lebih lanjut untuk emas dan perak. Perusahaan melihat emas mendorong ke $ 1.400 per ounce pada akhir 2020 dengan harga perak mencapai $ 18 per ounce.

Meskipun Capital Economics tetap positif pada emas, Strachan mencatat bahwa pasar masih kehilangan satu bahan untuk mendorong harga di atas batas $ 1.300: inflasi yang lebih tinggi.

"Sementara inflasi memberikan risiko kenaikan terhadap emas, kami tidak melihat ancaman ekonomi terlalu panas," kata Strachan. "Inflasi tidak akan menjadi faktor utama tahun depan."

Sumber : Kitco, Diedit oleh :  Equityworld Futures
#Equity World
#Equityworld Futures
#PT Equityworld

Go Back

Comment

Blog Search

Comments

There are currently no blog comments.