Menu

PT. Equityworld Futures

semarang

PT. EQUITYWORLD FUTURES Kekinian Boleh, Bodoh Dalam Finansial Jangan!

PT. EQUITYWORLD FUTURES Pastinya di zaman millenial ini banyaknya orang yang berperilaku konsumtif dalam memakai sesuatu yang secara berlebihan, yang dimaksud membeli suatu barang yang tidak teralu penting namun diletakan diskala prioritas yang pertama.

Jadi ada banyak orang yang kurang bijak dalam mengatur kondisi finansialnya, seperti disinetron-sinetron yang ada, banyaknya aktris dan aktor yang lebih mengutamakan kebutuhan tersier dari pada kebutuhan primer dan sekunder, yang ceritanya juga bisa ditebak akhirannya. Mungkin banyak orang menganggap remeh sinteron-sinetron tersebut yang alurnya hampir sama semua dan mudah diprediksi, namun sinetron juga bisa jadi pelajaran hidup jika kita bijak dalam menanggapi pesan dari film tersebut.

Di awal cerita pasti ada suatu keluaraga serdehana yang salah satu anaknya mengingini seseorang ,yang menyebabkan adanya perasaan ingin menjadi lebih menarik dalam penampilan anggap saja seseorang itu si Konsumtif. Equity World Orang yang ingin menjadi lebih baik dalam penampilanpun membelli barang-barang berkualitas tinggi meskipun overbudget atau diluar kantonglah istilahnya, yang menyebabkan kebutuhan primer dan sekunder tidak terpenuhi dan adanya peminjaman uang dari pihak manapun yang membuat si konsumtif kesusahan melunasi pinjaman yang dia pinjam. Dan sampai diakhir cerita si Konsumtif menjadi orang yang sangat kesusahan hingga-hingga mencuri dan meminta ampun lalu menyadari apa yang telah perbuat hanya untuk mendapatkan kepuasan jangka pendek.

Itu kenapa, "Kekinian boleh, bodoh dalam finansial jangan." Orang banyak jatuh dikarenakan dikendalikan oleh rasa nafsu, bukan rasa nafsu yang kita kendalikan. Kita sebagai mahluk yang cerdas harus mempunyai skala prioritas, kebiasaan untuk menabung, dan juga rasa ingin menambah jumlah tabungan dengan cara menginvestasi.

Untuk kebiasaan mengatur jadwal seharusnya sudah dilakukan dari saat kecil, dikarenakan untuk mengatur jadwal yang akan datang adalah suatu pekerjaan yang dibutuhkan ketelitian dan kedisiplinan yang tinggi, oleh karena itu kebiasaan ini juga bisa menjadi kebiasaan untuk mengatur skala prioritas dalam menggunakan uang, dan juga kebiasaan menabung dari saat kecil. Kebiasaan-kebiasaan yang baik memang sebaiknya ditanamkan dari pada masa anak-anak.

Untuk menambah jumlah uang atau menstabilkan finansial suatu individu maupun suatu organisasi salah satunya dengan cara menginvestasi, menginvestasi suatu uang bisa dalam barang maupun dalam badan perusahaan.

Barang apa aja sih yang dapat menjadi bahan investasi?
barang-barang yang bisa jadi bahan investasi diantara lain, ada emas, rumah, tanah, dan lain-lain. Mengapa ketiga barang tersebut bisa jadi barang investasi, dikarenakan emas salah satu barang tambang yang tidak bisa diperbarui dan juga banyak peminatnya sebagai barang mewah, tanah dan rumah pun menjadi suatu barang investasi dikarenakan rumah dan tanah sebagai tempat tinggal, sedangkan ukuran bumi tidak pernah berubah, pulau-pulau didunia juga tidak bertambah, namun perkembangan populasi manusia selalu bertambah tiap harinya, bukan barang seperti elektronik, dikarenakan barang elektronik seperti mobil, gadget, dan lain-lain selalu ada yang baru dan mempunyai feature yang lebih banyak setiap harinya, jika kita membeli gadget seharga 10.000.000 di tahun 2017 dengan 10 macam fitur, dihari nanti akan muncul gadget baru dengan 20 fitur dengan harga 15.000.000 di 2020, sedangkan gadget yang beredar di 2017 saat di jual perbelikan di 2020 harga menurun drastis menjadi 5.000.000.
Itu kenapa orang yang membuang-buang uang untuk sebuah elektronik secara berlebihan adalah orang yang kurang pintar dalam pengaturan finansial jangka panjang, sedangkan orang yang mampu menanamkan uangnya dalam tanah, emas, maupun rumah adalah orang yang pintar dan bijak dalam pengaturan finansial jangka panjang.

Mungkin kalian para pembaca bingung untuk apa yang bisa dilakukan untuk mengatur keuangan yang tidak banyak, namun mempunyai tujuan yang besar dan butuh banyak ruang penyimpanan.

Bank adalah salah satu tempat dimana kita bisa menempatkan uang kita dengan aman,Equity World  walaupun pernah terjadi banyak permasalahan. Seperti yang kita ketahui semakin tua dunia ini semakin canggih teknologi yang ada, dengan adanya LPS, uang yang kalian titipkan bisa terjamin keamanannya.

Para nasabah bank tidak perlu lagi cemas akan uang yang dititipkannya, yang harus dicemasi oleh nasabah yaitu rasa nafsu berbelanja untuk suatu yang tidak penting. LPS sangat banyak membantu para nasabah dan perbankan untuk mendapatkan kepercayaan satu sama yang lain, memang LPSahabatnasabah.

Kita harus mengatur dengan kebiasaan-kebiasaan untuk menyisihkan uang, membuat skala prioritas guna menentukan mana kegiatan dan barang yang kurang penting dan yang tidak penting, dan juga bisa mencari barang alternatif dengan harga yang lebih bersahabat yang semuanya bertujuan untuk meminimalisir pengeluaran.

Orang yang lulus dari seleksi eknomi ialah orang yang memanfaatkan apa yang dia punya dan bijak dalam pemakaian uang, dan bisa menempatkan uang ditempat yang aman yang terjamin LPS.

Go Back

Comment

Blog Search

Comments

There are currently no blog comments.